Pages

Tuesday, December 14, 2004

Pengen Ngeband Hiks Hiks...

Awalnya gara2 gw benerin sound processornya Dave, SE-50. Selanjutnya nggak pernah satu hari pun lewat tanpa gw mainin gitar gw yang usianya udah 16 tahun. Gw jg melakukan eksplorasi karakter2 sound dari gitaris2/band2 yg cukup gw hafal lagunya. Beberapa karakter sound yang gw suka adalah: Eddie Van Halen, The Edge (U2), Paul Gilbert (Mr. Big), Kirk Hammet (Metallica), Steve Ray Vaughn, Alex Lifeson (Rush) & Darryl Stuermer.

Back to gitaran.
Gak tauk ya... saat memainkan gitar, gw merasa seluruh jiwa gue masuk dan berkelana dalam setiap nada-nada yang keluar. Kalo kata Wawan (tetangga yg tiap malem nongkrong di depan rumah), bermain gitar adalah cara gw bermeditasi. He got the point though. Setiap bagian dari bermain gitar laksana ritual religius buat gw. How hard you stroke the pick to the string, how far the string bended, how long the over-drive sustained, when to push the wah pedal and when to pull... semua punya makna dan arti penting.

Nah... setelah beberapa hari bermain sendirian (masturbasi) tiba-tiba gw merasa ada dorongan dalam diri gw. Dorongan untuk bermain gitar di atas panggung. Bukan jadi pujaan publik, tp jadi penghibur. Gw rindu perasaan saat deg-degan mau naik panggung. Gw rindu kebahagiaan saat orang terhibur dengan permainan gw. Gw tergila-gila dengan emosi yang terbangun antar pemain. Gimana kita bisa tahu perasaan pemain lain cukup dengan menghayati permainan dia. It's like making love. Kita mulai bareng, "naik" sama-sama, mencapai klimaks bersamaan, kemudian semua perasaan mutual kita (sedih, bahagia, kecemasan, kegilaan) lebur jadi satu... mengalir ke arah satu muara... terlepas di samudera kepuasan saat penonton tepuk tangan di akhir lagu.

GUE KANGEN NGE-BAND!!!!!!

1 comment:

ree said...

waks! sama atuh kalo gitu, kemaren ka bandung ngliat sodara manggung gue jadi kangen gebak gebuk mukul2 snare, mari kita berklimaks ria, nge-jam yuk!!!