Pages

Thursday, January 03, 2008

Resolusi 2008

Dua jam 19 menit lepas dari 2007.
Istri sudah tidur, anak-anak apalagi.
Hm... waktunya bikin resolusi nih.
Ritual tahunan kebanyakan orang yang seharusnya bukan lagi sekedar formalitas.
“Sadar Cin! Inget umur. Pasang target, berupaya sekuat mungkin. Selebihnya, berhasil atau nggak itu urusan Maha Kuasa.” kata saya pada saya dalam hati.
Karenanya, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana saya nggak pernah sekalipun pasang resolusi, awal tahun ini saya coba pendekatan lain.
Tapi mohon maaf, karena resolusi saya sifatnya sangat personal, saya ngerasa nggak enak mencantumkannya di sini, di area publik.
Yang jelas selain beberapa resolusi, ada juga harapan buat saya, Anda, kita semua. Semoga tahun ini kita bisa lebih bijak menghadapi hidup.
Teguran dari alam semesta sudah sedemikian keras, mau tunggu seperti apa lagi supaya kita bisa melek?
Kalau kita semua masih menganggap bahwa itu adalah teguran untuk pemerintah saja, sepertinya itu salah besar. Alam nggak pernah menegur secara parsial.
Dosa dan kesalahan kita kolektif sifatnya. Aktif maupun pasif, kita punya peranan.
Jadi mungkin ada baiknya kalau kita berhenti untuk sekedar berkeluh kesah dan mulai untuk mencoba. Banyak yang sudah berani memulainya masakkan kita nggak sih?
Ikan hiu di lemari, yiuuuuuk mariiiiiiiii!

2 comments:

zaku said...

You coward! sebutin dong resolusinya kalo berani! kekekekekeke

Budi 'bucin' Santoso said...

ZAKY:
dibilangin terlalu personal juga resolusinya qeqeqe.